Mengenal Perbedaan Rokok Putih, Rokok Kretek, dan Rokok Filter

banner 468x60

JAKARTA, 25 September 2026.Rokok yang beredar di Indonesia memiliki beberapa jenis dengan karakteristik berbeda. Tiga istilah yang sering digunakan adalah rokok putih, rokok kretek, dan rokok filter. Ketiganya sebenarnya tidak selalu berada dalam kategori yang sama, karena “filter” lebih berkaitan dengan bentuk atau bagian rokok, sementara “putih” dan “kretek” berkaitan dengan bahan serta karakteristik produknya.

Rokok putih umumnya dibuat dari tembakau tanpa campuran cengkeh. Rokok jenis ini banyak dikenal dengan aroma tembakau yang lebih dominan. Sebagian besar rokok putih yang beredar menggunakan filter, sehingga istilah rokok putih dan rokok filter sering dianggap sama oleh masyarakat, meskipun sebenarnya tidak identik.

Sementara itu, rokok kretek menjadi salah satu produk yang sangat identik dengan Indonesia. Ciri utamanya adalah penggunaan cengkeh sebagai campuran tembakau. Ketika dibakar, cengkeh menghasilkan bunyi khas “kretek”, yang kemudian menjadi asal nama rokok tersebut.

Sedangkan rokok filter adalah rokok yang pada bagian ujungnya memiliki filter. Fungsi filter terutama berkaitan dengan desain produk dan karakter asap yang dihasilkan. Rokok kretek maupun rokok putih sama-sama dapat menggunakan filter.

Perbedaan tersebut penting dipahami, terutama dalam pembahasan mengenai cukai hasil tembakau, karena penggolongan dan ketentuan cukai di Indonesia dapat membedakan jenis hasil tembakau berdasarkan karakteristik serta proses produksinya.

Pada akhirnya, memahami istilah tersebut membuat masyarakat tidak lagi menganggap rokok putih, kretek, dan filter sebagai tiga kategori yang sepenuhnya sejajar. Kretek dan putih lebih menggambarkan jenis campuran tembakau, sedangkan filter menggambarkan bagian atau desain rokok.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *