
Salatiga, 10 September 2026. Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner terus menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat. Salah satunya adalah “Megumi Kitchen”, usaha kuliner yang sering mengikuti event ini termasuk di kampus UKSW, mempunyai beberapa produk unggulan antara lain : Ayam Gunting, Ayam Gunting dan Fries, Mie Chili Oil, Wonton Chili Oil, Potato Mentai. Punya outlet dijalan Margosari Salatiga Disamping Indomaret Jalan Kartini, sudah berjualan 8 Tahunan. ” Selalu ikut Event, kadang ke Semarang, Ke Kab Semarang juga, selain enak dan lezat, harganya sekitar 15-25 ribu, terjangkau untuk kantong mahasiswa, untuk outlet buka setiap hari, dari jam 11.00 -18.00″Jelas Bu Maria, Kakak dari Pemilik Megumi Kitchen
Penamaan “Megumi Kitchen” dikarenakan Pemiliknya Ibu Mida pernah bekerja dijepang, sehingga menginspirasi untuk menamakan UMKMnya ” Megumi Kitchen”
Megumi Kitchen tercatat sebagai usaha kuliner dengan menu berbasis ayam, kentang dan Mie. Kehadirannya menunjukkan bagaimana usaha makanan skala kecil dapat memanfaatkan kebutuhan masyarakat terhadap makanan siap santap sebagai peluang usaha.
Bagi UMKM seperti Megumi Kitchen, menjaga rasa, kebersihan, pelayanan, dan harga yang sesuai dengan kemampuan konsumen menjadi bagian penting untuk mempertahankan pelanggan. Persaingan bisnis kuliner yang semakin ramai membuat pelaku usaha tidak cukup hanya mengandalkan produk, tetapi juga perlu membangun kepercayaan konsumen.
Keberadaan Megumi Kitchen di lingkungan permukiman menjadi salah satu modal penting. Pasar lokal dapat menjadi tempat bagi UMKM untuk membangun pelanggan tetap sebelum mengembangkan usaha ke jangkauan yang lebih luas.
Pengacara Cukai Indonesia mempunyai program PCI peduli UMKM, untuk membantu UMKM semakin maju dan berkembang.






