
Jakarta, 12 Oktober 2026.Perkembangan zaman membawa tantangan baru yang tidak bisa dihadapi hanya dengan cara-cara lama. Perang siber, kemajuan ilmu pengetahuan, perkembangan teknologi, hingga ancaman virus menuntut setiap organisasi untuk terus belajar, beradaptasi, dan mempersiapkan diri.
Ketua Umum Pengacara Cukai Indonesia (PCI), Onggo Wijoyo, mengangkat pentingnya kesiapan menghadapi perubahan tersebut. Di tengah dunia yang semakin terhubung secara digital, penguasaan ilmu dan teknologi menjadi modal penting untuk menjaga ketahanan organisasi serta meningkatkan kemampuan sumber daya manusia.
“Pengacara Cukai Indonesia (PCI) harus terus belajar, berkembang dan maju, pilihannya berubah atau mati” ujar Onggo Wijoyo.
Perang siber kini menjadi salah satu tantangan serius di era digital. Ancaman terhadap data, sistem informasi, dan keamanan komunikasi dapat berdampak pada berbagai sektor, termasuk dunia usaha dan pelayanan publik. Karena itu, pemahaman mengenai keamanan digital perlu menjadi bagian dari kesiapan menghadapi masa depan.
Onggo Wijoyo menekankan bahwa kesiapan menghadapi era baru harus dimulai dari kemauan untuk terus meningkatkan pengetahuan, memperkuat kemampuan teknologi, serta membangun budaya kerja yang tangguh dan bertanggung jawab.
Bagi organisasi yang bergerak di bidang hukum dan cukai, penguasaan teknologi digital semakin penting. Pengelolaan dokumen elektronik, perlindungan data, pemahaman regulasi, dan pemanfaatan teknologi untuk mendukung pelayanan hukum menjadi bagian dari tantangan yang perlu diperhatikan.
Ancaman virus juga perlu dipahami secara luas, baik sebagai ancaman biologis terhadap kesehatan maupun virus komputer yang dapat merusak sistem digital. Keduanya membutuhkan pengetahuan, kewaspadaan, dan langkah pencegahan yang sesuai.
Perkembangan ancaman siber berbasis kecerdasan buatan bahkan telah menjadi perhatian pemerintah. Kementerian Komunikasi dan Digital menekankan pentingnya membangun keamanan sejak tahap perancangan sistem, bukan hanya setelah terjadi serangan.
Dengan semangat tersebut, PCI diharapkan terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia, memperluas wawasan hukum dan teknologi, serta membangun kesiapan menghadapi perubahan.
Pesan utama Onggo Wijoyo: masa depan membutuhkan organisasi yang tidak berhenti belajar. Di era ketika ilmu pengetahuan, teknologi, dan ancaman digital berkembang dengan cepat, kesiapan harus dibangun sejak sekarang. Bagi PCI, belajar, beradaptasi, dan meningkatkan kompetensi merupakan langkah penting untuk menghadapi tantangan zaman.





